Pengaruh Pemberian Isolat Fase Eter Ekstrak Petroleum Eter dari Bunga Sesbania grandiflora Pers terhadap Peningkatan Sekresi Air Susu pada Mencit Betina yang Sedang Menyusui

Metode Penelitian Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan rancangan acak lengkap untuk mengevaluasi efek isolat fase eter dari ekstrak petroleum eter bunga Sesbania grandiflora terhadap produksi air susu. Mencit betina yang sedang menyusui dibagi menjadi tiga kelompok: kontrol negatif (tanpa perlakuan), kontrol positif (pemberian domperidone), dan kelompok perlakuan (pemberian isolat fase eter). Dosis isolat diberikan secara oral selama 10 hari pascakelahiran. Parameter yang diukur meliputi berat badan anak mencit sebagai indikator produksi air susu dan volume kelenjar susu yang diamati secara histologis.

Hasil Penelitian Farmasi Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian isolat fase eter ekstrak petroleum eter bunga Sesbania grandiflora secara signifikan meningkatkan berat badan anak mencit dibandingkan kelompok kontrol negatif (p < 0,05). Peningkatan rata-rata berat badan anak mencit pada kelompok perlakuan setara dengan kelompok kontrol positif. Hasil histologi kelenjar susu menunjukkan hipertrofi alveolus dan peningkatan jumlah sel sekretori pada kelompok perlakuan, yang mengindikasikan stimulasi sekresi air susu.

Diskusi Efek galaktagog dari isolat fase eter bunga Sesbania grandiflora diduga berasal dari senyawa aktif seperti flavonoid dan saponin yang telah diketahui memiliki efek estrogenik. Senyawa ini berinteraksi dengan reseptor estrogen pada jaringan kelenjar susu, merangsang proliferasi sel sekretori, dan meningkatkan sekresi prolaktin. Temuan ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yang menunjukkan bahwa ekstrak tanaman tertentu dapat berperan sebagai galaktagog alami. Namun, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengidentifikasi senyawa aktif spesifik dan mekanisme molekuler yang mendasari efek ini.

Implikasi Farmasi Hasil penelitian ini membuka peluang pengembangan produk fitofarmaka berbasis isolat bunga Sesbania grandiflora sebagai alternatif galaktagog alami. Hal ini dapat menjadi solusi untuk ibu menyusui yang mengalami kesulitan dalam produksi air susu, khususnya yang mencari pilihan alami dan minim efek samping. Produk ini juga berpotensi menjadi suplemen tambahan dalam mendukung program kesehatan ibu dan anak.

Interaksi Obat Meskipun isolat fase eter bunga Sesbania grandiflora menunjukkan efek positif, potensi interaksi dengan obat-obatan lain, seperti antagonis dopamin atau terapi hormonal, perlu diperhatikan. Penggunaan bersamaan dengan domperidone atau obat galaktagog lainnya dapat meningkatkan risiko efek samping terkait hiperprolaktinemia. Oleh karena itu, pemantauan ketat diperlukan dalam penggunaannya.

Pengaruh Kesehatan Peningkatan sekresi air susu melalui pemberian isolat ini dapat memberikan dampak positif pada kesehatan ibu dan bayi, seperti meningkatkan asupan gizi bayi dan memperkuat sistem imun melalui ASI. Namun, efek jangka panjang dari konsumsi isolat ini harus dievaluasi untuk memastikan keamanannya bagi ibu menyusui dan bayi.

Kesimpulan Penelitian ini menunjukkan bahwa isolat fase eter ekstrak petroleum eter bunga Sesbania grandiflora dapat meningkatkan sekresi air susu pada mencit betina yang sedang menyusui. Hasil ini mendukung potensi pengembangan fitofarmaka sebagai galaktagog alami. Namun, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan efikasi dan keamanan dalam penggunaan klinis pada manusia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *